SEKILAS INFO
: - Senin, 10-05-2021
  • 1 tahun yang lalu / Selamat datang di website SMPN 1 Tanjung Selor

Sejarah SMP Negeri 1 Tanjung Selor

 SMP Negeri 1 Tanjung Selor didirikan pada tahun 1960 di Jalan Pelabuhan Tanjung Selor. Karena lokasi yang sempit ( 1000 m2 ) maka pada tahun 1980 dibangun ruang kelas baru di Jalan SKIP 1 Tanjung Selor. Pada tahun 1990 semua aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke Jalan SKIP 1 sedangkan di Jalan Pelabuhan dijadikan perumahan guru. SMP Negeri 1 Tanjung Selor merupakan sekolah di wilayah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur. Pada tahun 2015 Provinsi Kalimantan Timur wilayah utara termasuk Kabupaten Bulungan menjadi provinsi baru yaitu Kalimantan Utara. Kepala sekolah pertama kali menjabat adalah H.Idrus tahun 1960 s.d 1976, selanjutnya oleh H. Hermansyah tahun 1976 s.d 1982. Pada tahun 1982 kepala sekolah dijabat oleh Sartono sampai tahun 1986, kemudian dari tahun 1986 s.d 1992 diganti oleh Drs.Sudirman. Periode 1992 s.d 2003 dijabat  Suwarso. Pada tahun 2003 sampai 2010 kepala sekolah dijabat oleh Heryanto, S.Pd.  Pada bulan Maret 2010 sampai Agustus 2017 kepala sekolah dijabat oleh Dra. Nurhayati MI, M.Pd. Mulai bulan Agustus sampai Oktober kepala sekolah sementara atau pelaksana tugas diserahkan kepada Martapa, S.AP. Sejak tgl 12 Oktober 2016 sampai sekarang kepala sekolah dijabat oleh Eko Purdiyanto, S.Pd.

SMP Negeri 1 Tanjung Selor memiliki 748 siswa terdiri dari 24 rombongan belajar dengan rincian kelas VII= 8 kelas, kelas VIII = 8 kelas, dan kelas IX = 8 kelas.  Semua siswa masuk pukul 07.15, dan pulangnya jam 13.20 untuk hari Senin dan selasa sedangkan hari Rabu, Kamis, dan Sabtu pulangnya jam 12.55 wite, untuk hari Jumat pulang jam 11.05 Wite. Jumlah tenaga pendidik  di SMP 1 Tanjung Selor sebanyak 45 orang, terdiri dari 33 yang berstatus pegawai negeri dan 12 orang berstatus honorer. Jumlah tenaga kependidikan  sebanyak 9 orang, terdiri 4 orang berstatus pegawai negeri dan 5 orang berstatus honorer.

 SMP Negeri 1 Tanjung  Selor menempati sebidang tanah dengan luas 7198 m2, dengan jumlah ruang belajar 24 ruang, 2 ruang laboratorium, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang wakil kepala sekolah, 1 ruang UKS, 1 ruang guru, 1 ruang untuk BK dan OSIS, galeri, mushola, koperasi, 1 ruang Tata Usaha, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang gudang, 2 ruang kantin sekolah. Sekolah ini terletak di Jalan SKIP 1 Kelurahan Tanjung Selor Ilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Lokasi sekolah yang berada di pusat kota menyebabkan sekolah ini menjadi salah satu sekolah favorit yang diidolakan oleh siswa dan orang tua siswa. Di usianya yang ke -56 tahun, SMP Negeri 1 Tanjung Selor semakin mapan dan tumbuh dengan pesat. Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar,alumni dan orang tua siswa. Gedung baru berlantai 3 ditempati oleh kelas IX delapan ruang, kelas VIII satu ruang. Selain utuk rombangan belajar gedung baru terdapat 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang untuk wakil kepala sekolah, 1 ruang untuk UKS,  dan  4 toilet guru. Mayoritas orang tua/wali murid siswa yakni sekitar 75 % pegawai negeri, sisanya yakni 15 % sebagai wiraswasta, 7 % sebagai petani, dan  3% sebagai pekerja tidak menentu.

  SMP Negeri 1 Tanjung Selor dengan berbagai programnya selalu berupaya meningkatkan mutu sekolah terus menerus memperbaharui sistem kurikulum sekolah, sesuai amanat undang-undang dan peraturan pemerintah. Lahirnya undang-undang  Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 (PP 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan adalah amanat penyusunan Kurikulum Tingkat Satuaan Pendidikan (KTSP) pada setiap jenjang pendidikan dasar dan menengah, dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) yang ditetapkan dengan Permen Diknas No.22 Tahun 2006 dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) yang ditetapkan dengan Permen Diknas Tahun 2006 serta pedoman pada panduan KTSP yang dibuat oleh Standar Nasional Pendidikan(BSNP).

            Merespon hal tersebut, SMP Negeri 1 Tanjung Selor sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perluuntuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yakni Kurikulum SMP Negeri 1 Tanjung Selor. Kurikulum ini merupakana operasionalyang disusun mengacu pada SI,SKL, dan berpedoman pada panduan penyusunan KTSP sesuai dengan visi,misi, dan tujuan sekolah serta pertimbangan komite sekolah, dengan tetap memperhatikan karakteristik peserta didik , potensi, dan kondisi sekolah, dan daerah, yang mampu mewadahi kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dan mengacu pelaksanaan dan berpedoman dengan pelaksanaan Kurikulum 2013.

 Pengembangan kurikulum  di kabupaten Bulungan memperhatikan berbagai pertimbangan seperti kondisi nyata yang menjadi masalah dalam pendidikan, kondisi ideal yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, serta peluang yang dapat dijadikan aset dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kondisi nyata yang terjadi antara lain : (1) masih kurangnya implementasi dan pemahaman tentang kebijakan-kebijakan di bidang pendidikan, (2) pada umumnya implementasi pendidikan karakter dan nilai-nilai yang melandasi perilaku siswa berdasarkan norma agama, kebudayaan, hukum/konstitusi , adat istiadat , dan estitika masih rendah, (3) isu-isu ketimpangan dalam kesetaraan gender nasih terjadi dalam pendidikan, (4) pelayanan pendidikan yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran di kelas, seperti pendekatan dalam pembelajaran masih didominasi oleh peran guru (teacher central) dalam hal ini guru lebih banyak menempatkan siswa sebagai objek dan bukan sebagai  subyek didik, pendidikan kita kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir holistik (menyeluruh), logis, dan kreatif, serta kurang memperhatikan ketuntasan belajar (mastery learning) secara individual. Permasalahan tersebut sekaligus merupakan tantangan yang segera dicarikan solusinya.

 Kondisi ideal kaitannya dengan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pasal 3 yang berbunyi : (1) pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; (2) pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab;. Bab III pasal 4 ayat 1 berbunyi : pendidikan diselenggarakan  secara  demokratis  dengan dan  berkeadilan  serta    tidak    diskritif dengan menjunjung   tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Kelulusan (SKL), Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian, Permendikbud Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kurikulum SMP/MTs serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Permendikbud  Nomor 67, 68, 69 Tahun 2013 selain kebijakan dalam pendidikan, aset Kabupaten Bulungan sebenarnya sangat ideal untuk dikembangkan dan dijadikan pertimbangan dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Analisi potensi Kabupaten Bulungan, dapat menjadi peluang dan akan mewarnai dalam pengembangan kurikulum. Adapun peluang-peluang tersebut anatara lain :  berdasarkan topografi Kabupaten Bulungan, bahwa sebagian wilayah Kabupaten Bulungan berupa pegunungan dan dataran tinggi serta memiliki potensi wisata yang potensial, baik yang sudah dikembangkan menjadi objek-objek wisata unggulan, maupun yang masih tersimpan belum tergali dan dimanfaatkan.

Aksessibilitas ke objek wisata relatif mudah dengan terdapatnya sarana prasarana kepariwisataan yang ada, mendorong Pemerintah Kabupaten Bulungan terus berupaya memberdayakan segenap potensi yang ada untuk dijadikan asset dan produk wisata yang dapat memberikan peluang untuk lebih maju dan berkembangnya sektor kepariwisataan di Kabupaten Bulungan, sebagaimana tekad Pemerintah dan Masyarakat Bulungan yang dituangkan dalam VISI Kabupaten Bulungan yakni “Mewujudkan Wilayah Agroindustri Utama yang Berwawasan Lingkungan Menuju Masyarakat Kabupaten Bulungan yang semakinBerkualitas, Adil, dan Sejahtera”  dan VISI Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan yakni “Terwujudnya Manusia yang Berkualitas, Beriman, dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna mendukung Pembangunan Daerah melalui Lembaga Pendidikan yang Profesional…”. hal ini memberikan peluang besar untuk pengembangan Life Skill dan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global sesuai dengan kekhasan dan keunggulan lokal Kabupaten Bulungan.

Kurikulum SMP Negeri 1 Tanjung Selor ini adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh segenap komponen SMP Negeri 1 Tanjung Selor sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Kurikulum SMP Negeri 1 Tanjung Selor ini disusun dan dikembangkan sesuai dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, peserta didik di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.

Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. Oleh karena itu KTSP ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya : religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif,mandiri, demokratif, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan lingkungan.

Nilai-nilai tersebut bukan sebagai  materi pelajaran, akan tetapi nilai-nilai yang melingkupi dan terintegritas dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah.

Penyusunan dan pengembangan Kurikulum SMP Negeri 1 Tanjung Selor mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP), yang meliputi (1) Standar Isi, (2) Standar Proses, (3) Standar Kompetensi Lulusan (SKL), (4) Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (5) Standar Sarana dan Prasarana, (6) Standar Pengelolaan, (7) Standar Pembiayaan, (8) Standar Penilaian Pendidikan.

Kurikulum SMP Negeri 1 Tanjung Selor disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untu belajar ;

  1. Meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Memahami dan menghayati ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Mampu melaksanakan dan berbuat secara efektifd dan efisien.
  4. Berinteraksi dengan orang lain.
  5. Membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan.

Data Sekolah

SMPN 1 Tanjung Selor

NPSN : 30402559

Jl. Skip 1 Tanjung Selor Hilir
KEC. Tanjung Selor
KAB. Bulungan
PROV. Kalimantan Utara
KODE POS 77212
TELEPON 08125879363
FAX 0552-21184
EMAIL smp1okee@gmail.com

Maps Sekolah